Foto: Lif
Foto: Lif
BT.com, Tuban – Hunian merupakan kebutuhan dasar setiap orang untuk tempat istirahat dari aktivitas sehari-hari dan juga sebagai tempat tinggal bersama dengan keluarga tercinta.
Selain sebagai tempat tinggal, hunian ternyata banyak dipilih sebagai investasi jangka panjang. Tentu saja, hunian yang memiliki prospek bagus di masa depan adalah hunian yang lokasinya strategis.
Nah, salah satu hunian di Kabupaten Tuban yang memiliki letak strategis adalah Permata Sedayu Perbon. Lokasi hunian ini berada di Jalan Apel Kelurahan Perbon Tuban Jawa Timur. Tepatnya 300 meter ke arah barat dari Klinik Nuha Tuban.
Owner Permata Sedayu Perbon, Mufasirin, mengatakan bahwa saat masa pandemi Covid-19 seperti saat ini adalah waktu yang tepat untuk membeli rumah dengan lokasi yang strategis.
Penyebabnya, rata-rata harga hunian di Tuban relatif lebih murah. Hal ini karena harga tanah selama setahun belakangan ini juga tertahan. Padahal, saat sebelum pandemi lalu, harga tanah di Tuban termasuk tinggi.
Ia memperkirakan, setelah masa pandemi ini berakhir, harga perumahan akan kembali naik dan tingkat kenaikannya akan cukup tinggi.
“Ini peluang untuk beli rumah, karena harga rumah murah, untuk ditinggali maupun untuk investasi,” kata dia saat ditemui bisnistuban.com di lokasi perumahan, Sabtu (6/3).
Mufasirin menyampaikan, selain lokasinya yang strategis, Permata Sedayu Perbon sendiri menawarkan hunian yang berkelas kepada pelanggan.
Beberapa nilai lebih dari perumahan ini adalah material bangunan yang kokoh dan tahan lama. Material bangunan hanya menggunakan pasir dan semen tanpa campuran abuk.
Tidak hanya itu, hunian Permata Sedayu Perbon juga memanjakan calon pelanggannya dengan finshing yang bagus. Lantai yang digunakan berbahan granit.
“Kamar mandinya shower, toilet duduk, garasi berkeramik, daya listrik 1300 watt, air menggunakan sumur bor dan lain-lain,” jelas pria asal Sedayu Lawas Brondong Lamongan tersebut.
Advertorial
Advertorial
Terkait harga, hunian ini menyediakan beberapa varian, dari kisaran 300 juta an rupiah sampai 600 juta an rupiah. Untuk sistem pembayaran, ada tiga pilihan metode, yakni cash keras, cash tempo dan kredit bank.
Bahkan, mereka juga berani untuk mengembalikan down payment (DP) jika pihak bank tidak menyetujui kredit yang diajukan. “Kecuali pihak pelanggan sendiri yang membatalkan, baru ada potongan,” ujar Mufasirin.
Permata Sedayu Perbon sendiri merupakan pengembang yang sudah membangun puluhan rumah di Tuban. Mufasirin mengungkapkan, sejak 2016 hingga 2020 kemarin setidaknya ada 35 unit rumah yang sudah dikerjakan di beberapa lokasi seperti Desa Bejagung, Jalan Merik, Kelurahan Karang, Desa Tegalagung dan Kelurahan Perbon sendiri.
“Tahun 2016 hingga 2020 sudah 35 unit di daerah Merik, Bejagung, Karang, Tegalagung, dan Perbon,” ungkapnya.
Permata Sedayu Perbon saat ini sudah menyediakan beberapa rumah yang siap huni diantaranya rumah dengan tipe 36 tersedia 2 unit, tipe 45 1 unit dan tipe 50 6 unit.
“Legalitas tanah sudah oke, IMB (Izin Mendirikan Bangun) ready, SHM (Sertifikat Hak Milik) juga sudah split,” terangnya.
Sekadar informasi, bagi anda masyarakat Tuban dan sekitarnya yang tertarik untuk memiliki hunian Permata Sedayu Perbon bisa menghubungi via WhatsApp di 0857 5591 3838. (HK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here