Foto: pertamina.com
Foto: pertamina.com
BT.com, Tuban – PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Pertamina Lubricants mengajak kepada siswa maupun lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk mendalami entrepreneurship dan mendorong mereka untuk menjadi pengusaha bengkel melalui program Enduro Student Program (ESP).
ESP adalah salah satu program CSR Pertamina yang menekankan pada pendekatan Creating Shared Value (CSV) dengan fokus pada pendidikan dan pelatihan bidang otomotif dan perbengkelan roda dua serta kewirausahaan bagi siswa maupun lulusan SMK.
Senior Vice President Corporate Communications & Investor Relations Pertamina, Agus Suprijanto, mengatakan bahwa dalam program ini, siswa atau lulusan SMK akan diberikan pelatihan yang menekankan pembangunan karakter, kreativitas, perbengkelan, kewirausahaan dan pendampingan usaha.
Tujuannya, program ini mampu melahirkan entrepreneur muda yang produktif di bidang otomotif dan perbengkelan roda dua.
“Kami berharap para entrepreneur muda dapat merasakan dinamika usaha bengkel dan terus menggali ilmu untuk mengembangkan bisnisnya hingga maju dan mandiri,” ujar Agus dalam keterangan resmi yang diterima bisnistuban.com di Tuban, Senin (15/3).
Pada tahun 2020 kemarin, Pertamina sudah berhasil membina 113 tenaga muda alumni SMK dalam membuka usaha bengkel di 64 lokasi.
Hasilnya, para alumni SMK itu mampu mendapatkan omzet lebih dari 500 juta rupiah. Besarnya omzet tersebut didapat dari layanan jasa bengkel dan penjualan produk yang mencapai 14.259 unit.
Agus menjelaskan, selain pendampingan untuk siswa maupun alumni SMK, Pertamina juga melakukan pembinaan kepada nelayan. Para nelayan ini akan didampingi dalam kewirausahaan bengkel nelayan.
Saat ini, Lebih dari 100 nelayan telah terafiliasi pelayanan service mesin door to door di kapal berkat program ini. Pendapatan mereka meningkat hingga 2,6 juta rupiah per bulan dari usaha bengkelnya.
“Program ini juga berhasil meningkatkan kunjungan wisata hingga 12 ribu setiap bulannya,” jelasnya.
Tidak hanya itu, melalui program Enduro Sahabat Lapas yang juga merupakan program CSV lainnya Pertamina juga memberikan kegiatan pembinaan di lapas dalam bentuk pelatihan otomotif dan pembangunan Bengkel Enduro Express.
Program ini dilakukan bersinergi dengan Pertamina DPPU Sepinggan Group sebagai variasi kegiatan pembinaan di Lapas kelas A Balikpapan. Kegiatan berupa pelatihan otomotif dan pembangunan Bengkel Enduro Express untuk meningkatkan keterampilan mekanik bagi Warga Binaan Pemasyarakat (WBP) sebagai bekal ketika masa tahanan usai.
Agus menekankan, dengan menggunakan pendekatan CSV ini, Pertamina dapat menjalan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang meliputi pemberian dampak, kontribusi pada pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.
“Dan menggunakan energi baru dan terbarukan sebagai aksi meminimalkan perubahan iklim sebagai bagian dari implementasi ESG (Environment, Social dan Governance) yang mendukung upaya pengembangan bisnis energi yang berkelanjutan,” tutupnya. (HK)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here