Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

BT.com, Tuban – Sejak dibuka 19 April 2021 lalu,  Diskoperindag Tuban mencatat program  Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM) untuk periode Tahun 2021 telah mencapai 11.150 pendaftar, dari total 95 ribu jumlah UKM di wilayah setempat.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Agus Wijaya menyampaikan, data tersebut dihimpun jum’at 30 april lalu. Angka tersebut diperkirakan akan terus bertambah, sejalan dengan masih dibukanya kesempatan untuk mengajukan sampai  dengan jumlah quota yang telah ditetapkan  dari Kementerian Koperasi dan UKM, yaitu sebesar 12,8 juta UKM.

Agus menambahkan, untuk periode 2021, program menyasar dan memprioritaskan kepada UKM yang belum pernah mendapatkan program serupa di tahun lalu. “Yang tahun lalu sudah dapat, harus mengalah dulu. Kita prioritaskan yang belum dapat,” jelas Agus.

Adapun yang membedakan antara program BPUM tahun ini dengan tahun lalau adalah, jumlah dana yang berkurang, yaitu dari 2,4 juta rupiah, ditahun ini menjadi 1,2 juta rupiah. Pengusulan pun saat ini juga melalui satu pintu, yaitu di Diskoperindag Kabupaten atau Kota sesuai domisili.

“Bisa mengakses melalui desa atau kelurahan, atau langsung datang ke kantor Diskoperindag,” terang Agus.

Syaratnya pun cukup mudah, yaitu Foto Copy KTP, KK, Foto Copy NIB/ Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Kepala Desa atau Lurah, serta foto tempat usaha. Selain itu, pengajuan BPUM juga bisa dilakukan secara kolektif atau perorangan.

BPUM diberikan kepada pelaku usaga mikro untuk menjalankan usaha di tengah krisis akibat pandemic. Program ini juga sekaligus sebagai stimulus pemulihan ekonomi khususnya untuk pelaku usaha mikro di Indonesia yang tengah berjuang ditengah iklim ekonomi yang melemah dimasa pandemic  covid-19. (Dinn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here