BT.com – Tuban, komunitas Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Guyub di Kabupaten Tuban, mengibarkan bendera merah putih di atas tebing setinggi 40 meter di Sumur Pahit Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Selasa (17/8/2021).

Kelompok Mapala Guyub yang terdiri dari Mapala AMRETA, EL HEERA, UNIROW, UNANG dan para atelit Panjat Tebing Tuban itu mengibarkan bendera di atas tebing ini dilakukan dalam rangka memperingati kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76 tahun 2021.

Ketua pelaksana upacara Pipit Tri Sulistiyo mengatakan, upacara pengibaran bendera merah putih ini dilaksanakan di tebing Sumur Pahit untuk memperkenalkan potensi tebing-tebing di Kabupaten Tuban.

“Kita kibarkan bendera disini karena tebingnya banyak, bagus dan strategis. Ini juga merupakan jalur baru,” terang Pipit Tri Sulistiyo.

Lebih lanjut, pada upacara pengibaran bendera merah putih kali ini, bendera yang dikibarkan berukuran 6 × 3,5 meter yang merupakan jahitan dari anggota Mapala.

Diharapkan kegiatan seperti ini bisa membuat Mapala di Kabupaten Tuban semakin kompak, bersatu dan selalu eksis.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Tuban, Tri Astuti selaku Pembina Upacara berpesan bahwa di tengah kondisi Pandemi yang lebih dari satu tahun ini, tentunya berdampak pada aspek ekonomi, sosial dan kesejahteraan rakyat.

Namun demikian, lanjutnya, sebagai generasi muda tidak boleh menyerah. “Kita tidak boleh takut namun kita harus bergerak dan bekerjasama dengan penuh semangat agar tujuan Kemerdekaan itu dapat terwujud, para pahlawan telah mengorbankan harta, waktu bahkan nyawa demi merebut kemerdekaan,” ucapnya.

Ditambahkan, sebagai generasi penerus bangsa harus mampu melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa agar negara tercinta ini menjadi bangsa yang besar dan disegani, serta mampu berdiri di atas kaki kita sendiri.

“Di momen HUT RI ini mari kita bersama melakukan kegiatan yang positif, sehingga di kemudian hari kita mampu bersaing dalam mengisi pembangunan. Mencintai alam adalah sebagai cara kita bersyukur atas segala karunia Tuhan. Cintailah alam dan kau akan lebih dekat dengan TuhanMu,” beber Tri Astuti.

Dijelaskannya, Pemuda adalah harapan bangsa, karena itu ia mengajak pemuda agar terus berkarya dan berlomba dalam meraih kesuksesan dengan tetap mencintai alam semesta. Serta ikut merawat, menjaga kelestarian, keindahannya.

“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan optimisme dalam menghadapi globalisasi dan tingkatkan dedikasi dalam melayani NKRI. Dirgahayu Republik Indonesia ke 76. ndonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,” tutup Tri Astuti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here