BT.com, Tuban – Guna menunjang kemudahan dan informasi kepada wajib pajak supaya lebih mudah dalam hal pelaporannya, Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban membuka pelayanan perpajakan bagi wajib pajak di Mall Pelayanan Publik (MPP) Tuban.

MPP yang resmi beroperasi per – 2 Juni 2021 itu kini menjadi salah satu ladang konsultasi wajib pajak. Termasuk pendaftaran NPWP baru.

Kepala KPP Pratama Tuban, Arif Puji Susilo mengatakan, penambahan ruang pelayanan ini adalah bagian dari komitmen kantor perpajakan agar wajib pajak lebih mudah dalam hal informasi, konfirmasi dan konsultasi terkait status wajib pajak (KSWP).

“Selain juga wajib pajak bisa mengunduh informasi tersebut melalui website resmi atau melalui Call Center,” sambungnya, Selasa, (15/06/21).

Unit pelayanan yang disajikan juga dilengkapi dengan petugas jaga pada jam kerja yang telah ditentukan di MPP. Mall pelayanan yang bertempat di Jl. Wahidin Sudiro Husodo, Tuban itu kini menjadi salah satu pionir KPP Pratama Tuban dalam mensosialisasikan perpajakan. Mulai dari kesadaran akan pentingnya pajak hingga kemudahan dalam mengawali pembuatan NPWP.

“Untuk pelayanan kami memberikan pelayanan konsultasi terkait pendaftaran NPWP, dan Konsultasi terkait KSWP (Konfirmasi Status Wajib Pajak). Kita berikan petugas jaga disana, kalua wajib pajak membutuhkan pelayanan kamil silahkan, “ ujar Arif.

Tidak hanya pelayanan perpajakan, dikatakan Arif, tempat pelayanan terpadu yang juga menelan total anggaran untuk pembangunan fisik sebesar Rp 25 miliar itu juga ditempati pelayanan administrasi dari instansi lainnya agar lebih mudah.

Berbagai pelayanan disediakan oleh sejumlah instansi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. total pelayanan yang tersedia kurang lebih 123 jenis pelayanan dari 24 instansi. Proses pelayanan akan dipusatkan di lantai satu dan dua.

Kepala Dinas PMPTSP dan Naker Kabupaten Tuban, Endah Nurul Komariyati mengungkapkan pelayanan pada hari pertama berjalan lancar. Banyak masyarakat datang mengurus keperluan maupun perizinan di MPP Tuban.

Lanjut Endah, menerangkan bahwa masyarakat yang datang ke MPP terlebih dahulu diperiksa suhu tubuhnya sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan. Selanjutnya, akan diarahkan petugas menuju meja yang sesuai dengan keperluannya.

Guna mewujudkan kenyamanan pengunjung, terdapat fasilitas pendukung, seperti ruang laktasi, musala, dan cafetaria. Endah Nurul menambahkan sejumlah fasilitas pendukung lain akan segera dilengkapi dalam kurun waktu 2 minggu ke depan, di antaranya pengerjaan taman, parkir, dan penyediaan tempat penampungan sampah sementara.

Alumni Universitas Airlangga ini berharap keberadaan MPP dapat mempermudah pengurusan perizinan maupun dokumen lainnya. Beragamnya pelayanan yang tersedia di MPP kian mempercepat proses pengurusan dokumen. Salah satunya adalah pelayanan tentang perjakan. “Sehingga masyarakat bisa lebih efektif dan efisien dalam mengurus keperluannya,” tutupnya. (Dinn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here